Audit Mutu Internal (AMI) adalah pemeriksaan sistematik dan independen untuk mengetahui apakah implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) efektif dan sesuai perencanaan yang dilakukan oleh unit kerja di Politeknik STTT Bandung. AMI di Politeknik STTT Bandung dilakukan untuk memeriksa kesesuaian antara standar mutu yang ditetapkan, dalam Sistem Manajemen Mutu (SMM) Akademik, Keuangan dan Administrasi dengan pelaksanaannya oleh unit kerja di Politeknik STTT Bandung.

AMI sangat bermanfaat untuk:

  1. Membantu mengidentifikasi setiap ketidaksesuaian yang telah dan atau sedang terjadi, serta hal-hal yang kemudian hari mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan masalah (terjadi ketidaksesuaian).
  2. Membantu mengidentifikasi setiap ketidaksesuaian yang telah dan atau sedang terjadi, serta hal-hal yang kemudian hari mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan masalah (terjadi ketidaksesuaian).
  3. Menjamin kesesuaian aktivitas yang diterapkan dengan sistem terdokumentasi.
  4. Menjamin konsistensi penerapan sistem.
  5. Memastikan keefektifan penerapan sistem.
  6. Meningkatkan/mengembangkan sistem.

AMI di Politeknik STTT Bandung dilakukan dalam dua tahap, yaitu:

  1. Audit Sistem: Audit terhadap kecukupan dokumen mutu untuk memenuhi persyaratan standar sistem audit mutu.
  2. Audit Kinerja (Kepatuhan): Audit pada implementasi sistem penjaminan mutu yang telah ditetapkan/dijanjikan: Pemenuhan terhadap standar mutu dan kepuasan pelanggan.

Sedangkan metode AMI di Politeknik STTT Bandung dilakukan dalam dua cara, yaitu desk evaluation dan visitasi kepada auditee. Secara teknis, pelaksanaan AMI mengacu kepada Manual Prosedur AIM. Dalam pelaksanaannya, AMI di Politeknik STTT Bandung dilakukan oleh para auditor internal bersertifikat Politeknik STTT Bandung. Mekanisme AMI di Politeknik STTT Bandung adalah sebagai berikut: